Mesin gerinda khususnya gerinda tangan (Angle grinder) punya beragam fungsi dan sanggup digunakan utk berbagai macam permukaan. Tinggal menyesuaikan macam mata gerinda apa yang digunakan.

img118-1310223138.jpg

Saat artikel yang ada, kita dengan membahas jenis2 mata gerinda serta fungsinya. Ini primer agar Anda tidak khilaf memilih rupa mata gerinda yang akurat untuk tingkah laku Anda.

Tersedia empat species pengerjaan yang umum dilakukan dengan menggunakan mesin gerinda tangan. Yuk kita meneliti penjelasan lalu.

Pengerjaan logam (metal working)

1. Karang gerinda gesek (Grinding Wheel).

Dari sekian banyak macam kelengkapan bagi mesin gerinda, produk tersebut (batu gerinda) merupakan rakitan yang paling banyak dibutuhkan & digunakan pada proses pengerjaan logam.

2. Batu gerinda fleksibel (Flexible Disc)

Batu gerinda lentur, atau lazim disebut dengan “Flexible disc” secara fisik memiliki bentuk seperti berangkal gerinda asah, namun semakin tipis pada bagian tempat memiliki pola/pattern. Batu gerinda jenis berikut biasanya dipakai untuk mengikis permukaan logam khusus pada area-area yang terbatas/sempit.

Kegunaan lain daripada batu gerinda fleksibel didefinisikan sebagai mesin perkayuan dapat digunakan untuk menyabet logam, akan tetapi kelemahan yang dihasikan atas fungsi tersebut, adalah daerah yang terpotong akan semakin banyak/lebar dari dengan memakai batu gerinda potong.

3. Batu gerinda potong (Cutting Wheel)

Kerakal gerinda pengeratan atau dikenal dengan dengan “Cutting wheel” mempunyai bentuk paling berbeda disamakan dengan kerakal gerinda yang lain. Batu gerinda ini punya bentuk yang datar, secara ketebalan yang dimiliki di varian produknya mulai dari 3 mm sampai 8 mm. Sesuai dengan fungsinya, batu gerinda pemenggalan hanya beroperasi untuk melakukan pemotongan saat media senar, baik dalam besi mildsteel, baja, muncul stainless steel, dengan tentunya menyesuaikan uraian pada barang tersebut.

4. Sikat gerinda (Steel Wire Brush)

Bertolak pada jenisnya rakitan sikat gerinda (Steel Wheel Brush) diciptakan berbeda jadi 2 susunan, yaitu peras (Wheel Wire Brush), & berbentuk mangkuk (Cup Wire Brush). Keistimewaan dari sisir gerinda adalah untuk menebas bagian-bagian segi logam daripada adanya buangan, seperti karat, kerak, serta akibat proses oksidasi di dalam permukaan logam. Fungsi unik yang mampu dihasilkan atas sikat gerinda adalah dalam mengelupas martabat permukaan salut luar tiang, dengan wujud untuk meniadakan lapisan ityu, untuk kemudian dilakukan pemrosesan lebih lanjut pada kayu yang sudah dihilangkan kulitnya tersebut.

WATER-PUMP-GUN-FOST-LONG-BESI.jpg

5. Ampelas gerinda susun (Flap Disc)

“Flap disc”, / biasa dikenal dengan ampelas gerinda susun, merupakan pesawat yang bermakna untuk menyapu permukaan, baik pada segi logam sekalipun pada parasan kayu. Metode pengikisan permukaan dengan memakai ampelas gerinda susun bertujuan untuk menghasilkan finishing parasan yang papar dan halus/mengkilap. Selain tersebut penggunaan ampelas gerinda untai juga bisa menghilangkan titis logam yang menempel rusuh pada permukaan, tanpa menciptakan hasil pengikisan yang padat pada parasan logam tersebut.

Sedangkan utk permukaan kayu, ampelas gerinda susun dimanfaatkan untuk meniadakan lapisan pendatang kayu. Menyerupai untuk menyabot cat di permukaan tiang, mengikis gawang, menghaluskan tingkatan luar dari kayu, dsb.

6. Ampelas gerinda latar (fibre disc)

Seperi halnya ampelas gerinda susun/flap disc, ampelas gerinda datar atau biasa dikenal dengan fibre disc pun digunakan untuk proses finishing pada rataan kayu & logam. Dalam aplikasinya, implementasi fibre disc harus dipasangkan bersamaan secara rubber pad agar memiliki daya menghimpit.